Or Maybe Just Make The Roads Less Congested

6 03 2009

Semanggi intersection, Gatot Subroto section. A Thursday afternoon.

The road is packed to the brim with cars and no movement in sight. Traffic is jammed all around and seemingly hopeless. Thankfully, the frustrated drivers have subsided their incessant honking for the last half hour or so. Except one – a gold Toyota Fortuner, haplessly trapped in between minibuses and minicars, cranks up the siren horn. Once. Twice, three times, then on and on…

Perhaps the driver thinks people will get out of the way just because he sounds his siren.

In Jakarta, usage of these police sirens are not limited to law-enforcement cars, but also to military vehicles, to bodyguard cars for government officials, even private cars, to the annoyance of many people due to the frequent use of these high-decibel sirens in Jakarta’s frequent traffic jams.

If say in American movies, the sound of the siren marks the coming of law enforcement or emergency services, in Jakarta it marks a government official passing by, or just some jerk who managed to get his hands on one.

This, sadly, has made many drivers react badly to ambulance sirens – they simply don’t budge until they actually see it’s an ambulance trying to pass by.

So here’s something we should support – abolish the sirens altogether! Use those old-fashioned bike horns or ask nicely if you want to pass.

Book Mark it-> del.icio.us | Reddit | Slashdot | Digg | Facebook | Technorati | Google | StumbleUpon | Window Live | Tailrank | Furl | Netscape | Yahoo | BlinkList


Satu Bunyi, Beragam Arti

10 11 2008

Suara klakson di Jakarta, walaupun hanya berbunyi “bip bip!” punya arti macem-macem, tergantung siapa yang menyampaikan dan siapa yang mendengarkan (dan belum tentu sinkron). Berdasarkan frekuensi, tingkat kekerasan, dan lokasi, suara klakson dapat berarti:

  • woy!
  • WOOOY!
  • minggir dong!
  • ayo, mau naik bis/mikrolet saya nggak?
  • halo! mau ke mana?
  • bukain pintu garasi dong!
  • AWAS!
  • ke sini dulu dong bentar.
  • Mas, standarnya mas.
  • Mobil sialan!
  • Motor sialan!
  • Bis sialan! Jangan ngetem melulu!
  • Mobil minggir dong, mau nurunin penumpang nih!
  • Woy, jangan motong jalan gitu dong!
  • Selamat pagi… gak usah bayar parkir ya.
  • Pak, bukain portalnya dong.
  • Cepetan bayar bensinnya!
  • Ojek, mbak?
  • Ayo, waktunya berangkaaat.
  • Woy, mau nyalip nih.
  • WOY MAU NYALIP NIH!!!
  • hei anak kecil/kucing/anjing jangan nyebrang sembarangan gitu dong…
  • Gue BENCI kemacetan
  • Sateeeeee…..
Book Mark it-> del.icio.us | Reddit | Slashdot | Digg | Facebook | Technorati | Google | StumbleUpon | Window Live | Tailrank | Furl | Netscape | Yahoo | BlinkList


Lampu Merah

17 05 2008

Pernah nggak, lagi di lampu merah, beberapa dari peristiwa ini terjadi:

  1. mobil belakang klakson-klakson padahal mobil depan belom jalan
  2. mobil belakang klakson-klakson dan main lampu dim padahal mobile depan belom jalan
  3. motor-motor sebelah kiri dan kanan klakson berkali-kali saat lampu kuning ke hijau (belum hijau ya)
  4. ada pengamen atau pengemis lagi berdiri tengah jalan tanpa usaha minggir padahal lampunya sudah hijau
  5. ada pengamen atau pengemis lagi berdiri tengah jalan tanpa usaha minggir padahal lampunya sudah hijau, dan mobil-mobil dan motor-motor di sekitar sudah berisik
  6. bis depan masih ngambil atau nurunin penumpang padahal lampu hijau
  7. bis depan masih ngambil atau nurunin penumpang padahal lampu hijau dan mobil-mobil dan motor-motor di sekitar sudah berisik
  8. ada yang masih maksa nyeberang jalan padahal lampu sudah hijau
  9. lampu belum hijau tapi mobil-mobil dan motor-motor belakang memaksa untuk maju terus karena ‘biasanya’ jalan terus aja
  10. baru mau maju pas lampu hijau ada motor-motor yang masih berusaha menerobos, kadang-kadang diikuti angkutan umum
  11. pas lampu merah, ada beberapa motor berusaha menunggu di depan garis batas

atau ada kejadian lain? let me know.

Book Mark it-> del.icio.us | Reddit | Slashdot | Digg | Facebook | Technorati | Google | StumbleUpon | Window Live | Tailrank | Furl | Netscape | Yahoo | BlinkList


Klakson Dan Knalpot

11 05 2008

(originally posted Nov 17, 2005)

You know, Jakartans, especially the ones who drive a vehicle, have a fixation with… sound. Klakson. alat serbaguna yang pasti ada di setiap kendaraan, dalam berbagai bentuk, rupa dan suara. dan Knalpot. The muffler that really doesn’t do its name justice.
Inilah rangkuman gue tentang kepercayaan-kepercayaan orang Jakarta sekitar klakson dan knalpot:

1. Hukum fisika selama ini salah. ternyata memang sebuah gelombang suara [yang berasal dari klakson] dapat menggerakkan benda padat, apalagi bila intensitas atau frekuensi bunyi tersebut ditingkatkan.
Example: Really big bus cuts into the outer lane, in front of a car and several motorcycles. the motorcycles and car sound their horns in unison, kontan bis langsung bergeser sedikit, paling tidak memberikan ruang untuk motor berlalu. If an alien were to come to Jakarta and witness this, they would assume that Jakartans have very powerful sound-based weapons.

2. Klakson lebih berguna daripada rem! people will sound their horns first before even thinking of hitting the brakes; God forbid losing momentum and really having to stop. Again, semakin sering klakson dibunyikan, makin efektif.

3. Klakson dapat membuka pintu dan membuat orang-orang sekitar menoleh, terutama bila dibunyikan berkali-kali. Pure fact. Terutama kalo klaksonnya dibunyikan di daerah perumahan.

4. A muffler has a different purpose in Jakarta. Instead of muffling the engine noise, it should amplify and modify the engine noise. The louder, the infinitely better.

5. Suara knalpot ini akan membuat orang-orang yang mendengar merasa senang dan tenang di hati; jadi tiap kesempatan yang ada, whether its at the traffic light or anywhere the vehicle is driving slow, pengendara akan menginjak gas supaya suara knalpot makin terdengar. This is a true civic duty. We all owe our happiness to these drivers, and their mufflers.

6. Sama halnya dengan knalpot, suara klakson juga memiliki kemampuan untuk membahagiakan dan menenangkan; sehingga banyak pengendara yang sering berbaik hati membunyikan klakson mereka sering-sering. Jakarta is such a lovely city with its symphony of horns.

7. Untuk mengkoordinir pembunyian klakson ini, pemerintah Jakarta menciptakan fungsi baru untuk lampu kuning pada lampu lalu lintas. When in other countries or areas, the yellow light only functions as a warning before the red light, in Jakarta, the yellow light also turns on before the green light. Ini tanda supaya pengendara membunyikan klakson mereka beramai-ramai di saat yang sama, untuk mencapai hasil yang optimal. Intensitas dan frekuensinya akan makin tinggi bila dibunyikan pada saat yang sama, sehingga efek pada masyarakat juga lebih kuat. As you can see, the local government is adept to these issues and actions accordingly.

These are the results of my research so far; but if anybody has some interesting leads, let us know!

Book Mark it-> del.icio.us | Reddit | Slashdot | Digg | Facebook | Technorati | Google | StumbleUpon | Window Live | Tailrank | Furl | Netscape | Yahoo | BlinkList